Potensi Ternak Kabupaten Tanah Laut

Diterbitkan pada 31 Juli 2014 | Ketegori : Potensi Ternak | Dilihat 7225 kali | 3 Komentar

ternak-sapiKabupaten Tanah Laut sejak sekian lama sudah dikenal sebagai daerah penghasil ternak sapi di provinsi kalimantan selatan, hampir 40 % kebutuhan daging di Kalsel disuplai dari Tala. Hampir setiap minggu tidak kurang 250 ekor sapi keluar dari tanah laut menuju keluar daerah dalam provinsi Kalsel, bahkan ke Kalimantan Tengah.

Hal ini merupakan suatu indikasi bahwa budi daya ternak mampu menjadi sektor unggulan, karena memiliki keunggulan komparatif dan sekaligus keunggulan kompetitif yang senantiasa ditingkatkan. Artinya agribisnis sektor peternakan menjanjikan keuntungan yang cukup memadai.

Oleh karena itu pemerintah daerah berusaha terus mendorong pertumbuhan populasi ternak di Kabupaten Tanah Laut, baik melalui pengadaan ternak baru, pengadaan ternak bibit unggul, inseminasi dan sebagainya. Untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya agribisnis ternak maka pemerintah daerah juga mengambil kebijakan kebijakan yang bersifat suportif seperti pengembangan hijauan makanan ternak, pelayanan kesehatan hewan, pengembangan ternak unggul, pencegahan dan pemberantasan penyakit dan lain lain. berbagai kebijakan tersebut ternyata cukup efektif sehingga populasi ternak sapi terus meningkat.

Tahun 2009 populasi ternak terjadi peningkatan sebanyak 80.533 ekor, jika dibandingkan dengan tahun 2008 sebanyak 79.191ekor. untuk tahun 2010 masih dalam perhitungan sementara, diperkirakan jumlah populasinya melebihi 80 ribu lebih. Selain ternak sapi, di Kabupaten Tanah Laut tahun ini juga berkembang pesat usaha peternakan ayam, baik ayam buras, ayam ras petelur dan ayam ras pedaging. tahun 2009 populasi ayam pedaging 9.603.331 ekor, ayam ras petelur 2.513.900 ekor, ayam buras 920.235 ekor, rata rata meningkat jika dibanding tahun 2008. sedangkan untuk tahun 2010 diprediksi populasi ayam pedaging meningkat ± 61 %, dan untuk ayam ras petelur meningkat ± 10 %.

Dalam rangka meningkatkan keunggulan kompetitif usaha di bidang peternakan terus didorong menjadi usaha agribisnis menuju era industri, dengan harapan daerah tanah laut tidak lagi mengirim sapi hidup keluar daerah tetapi sudah dalam bentuk daging segar beserta hasil olahan lainnya. untuk itulah maka upaya modernisasi sarana rumah potong hewan (RPH) terus dilakukan.

Sumber :Disnak Tanah Laut

3 Comments to “Potensi Ternak Kabupaten Tanah Laut


  1. rays mengatakan:

    bagus bagus banget sapinya,kalau ternak di pulau jawa bagaimana ambil bibitnya atau bagaimana caranya ?

  2. Rays mengatakan:

    Terimakasih mas informasinya,saya segera menghubungi instansi disini,

Komentar Pengunjung