Kunjungan Kerja Dalam Rangka Adopsi Teknologi Peternakan

Diterbitkan pada 06 November 2016 | Ketegori : Potensi Ternak, Teknologi Ternak | Dilihat 584 kali | Belum ada komentar

 

dscf1748

Kunjungan Kerja Dalam Rangka Adopsi Teknol0gi Peternakan - Dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam bidang peternakan khusunya dalam hal pembibitan, Pada tanggal 24 Agustus 2016  Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja kebeberapa kelompok peternak yang ada dikabupaten Siak, Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas kemampuan dan pengetahuan dalam sistem perbibitan ternak serta pengorganisasian kelompok tani peternak perbibitan untuk mampu meningkatkan populasi, produktivitas dan kualitas ternak yang ada di Kalimantan Selatan.

dscf1834

Kegiatan ini diawali dengan melakukan kunjungan kekelompok Kelompok Tani Karya Makmur dan SPR Siak Jaya Makmur. Dimana kelompok ini merupakan salah satu kelompok berprestasi yang sudah mengembangkan beberapa terobosan baru dalam hal peternakan diantaranya adalah integrasi sapi sawit dan sapi padi untuk perbibitan.

dscf1713
Kegiatan dilajutkan dengan mengunjungi kelompok Tani karya Bersama, yang ada dikecamatan lubuk dalam. Kelompok ini sudah menghasilkan beberapa produk seperti pengolahan pakan, pengolahan pupuk organik padat dan cair, jasa pelatihan peternak.

dsc_1811

dsc_1825
Selain menjadi pusat percontohan bagi peternak sapi di Kabupaten siak dan diluar daerah, kelompok tani Karya Bersama Lubuk Dalam berhasil mengolah urine sapi menjadi pupuk organik. Pembuatan pupuk organik padat dan cair ini dengan memanfaatkan limbah ternak sapi berupa urine diolah menjadi pupuk selama 21 hari.

dsc_1808
Melalui kegiatan adopsi teknologi perbibitan ini diharapkan mampu menjadi tempat dalam tukar informasi, menggali ilmu dan meningkatkan wawasan pengetahuan keterampilan tentang pembibitan ternak, agar teknologi yang diperoleh dapat diterapkan di kelompok tani di daerah kita dengan memanfaatkan limbah ternak sapi berupa urine yang mana selama ini hanya dibuang tanpa dimanfaatkan, dengan teknologi tersebut limbah urine dapat diolah menjadi pupuk organik, sehingga dapat menambah nilai ekonomi peternak selain dapat dimanfaatkan oleh peternak itu sendiri.

Belum ada komentar. Silakan berikan komentar Anda.

Komentar Pengunjung